Jumat, 07 Desember 2012

beberapa makhluk miotogi kuno

Basilisk



Basilisk (dari bahasa Yunani: basiliskos, raja kecil, bahasa Latin: Regulus) adalah reptil dalam legenda Eropa yang dikenal sebagai raja ular dalam mitologi (serpent) dan memiliki kemampuan untuk menimbulkan kematian bila menatapnya.

Bila dideskripsikan, basilisk adalah kadal besar, ular raksasa atau ayam jantan setinggi tiga kaki dengan ekor dan gigi ular. Deskripsi ini mirip dengan cockatrice. Basilisk disebut raja karena ia digambarkan memiliki mitre - atau tonjolan tengkorak berbentuk mahkota. Cerita-cerita tentang basilisk hampir sama dengan cockatrice. Dilegendakan, basilisk berasal dari telur ular yang ditetaskan ayam jantan (kebalikan dari cockatrice yang berasal dari telur ayam yang dierami oleh ular.

15. Werewolf

Manusia serigala adalah manusia mitologis dengan kemampuan untuk berubah bentuk menjadi serigala atau makhluk seperti serigala, baik sengaja, dengan menjadi tergigit atau tergores werewolf lain, atau setelah mendapat kutukan. Transformasi ini sering dikaitkan dengan munculnya bulan purnama. Werewolves yang sering dikaitkan manusia super kekuatan dan indera yang sangat tajam, jauh melampaui orang-orang pada umumnya

14. Yeti

Yeti atau manusia salju buruk rupa, makhluk humanoid mitologis yang dikatakan menghuni wilayah Himalaya Pakistan dan Nepal. Sebagian Komunitas ilmiah menganggap Yeti hanyalah legenda, namun tetap salah satu makhluk paling terkenal dari cryptozoology yang paralel dengan Bigfoot di Amerika Utara.

Yeti dikatakan bertubuh tinggi, makhluk bipedal ditutupi dengan rambut putih panjang dan tidak memakai pakaian. Dia memiliki fitur yang menarik yaitu dapat merubah warna rambutnya dari warna putih ke warna merah kecoklatan.

12. Vampir

Vampir adalah makhluk mitologis yang hidup dengan memakan esensi kehidupan (umumnya dalam bentuk darah) makhluk hidup, terlepas dari apakah mereka adalah mayat hidup (undead) atau mahluk hidup. Meskipun entitas vampir telah dicatat dalam banyak budaya, kepercayaan pada vampir dan setan pengisap darah adalah setua manusia itu sendiri, dan bisa ditelusuri kembali hingga zaman prasejarah.

Vampir umumnya disebut sebagai makhluk malam yang bisa dihancurkan oleh siang hari. Lubang yang muncul di atas kuburan dianggap sebagai tanda dari vampir. Tidak ada bukti ilmiah mengenai vampir kecuali Vampir kelelawar.

10.Leprechaun

Leprechaun (bahasa Irlandia: leipreachán) dalam mitologi Irlandia adalah sebangsa peri jantan yang mendiami daratan Irlandia. Bersama peri-peri lainnya, Leprechaun mendiami daratan Irlandia sebelum kedatangan bangsa Celtic. Mereka digambarkan sebagai lelaki tua yang senang berbuat nakal. Mereka berdagang dengan menjual batu kerikil atau menjadi pembuat sepatu. Mereka dikatakan menyimpan banyak harta.

11. Ogre

Ogre mungkin berasal dari Oegrus sebuah mitologi Yunani yang merupakan putra dari dewa blood shedder yunani. Sedangkani ogre sendiri adalah kata dari Prancis. Oegrus mungkin telah mengutuk beberapa orang menjadi ogre, yaitu rakasa humanoid yang mengerikan dan kejam.

Juga ditampilkan dalam mitologi, cerita rakyat dan fiksi. Ogre sering digambarkan dalam dongeng dan cerita rakyat sebagai pemakan manusia, dan telah muncul dalam banyak karya-karya sastra klasik. Dalam seni, ogre sering digambarkan dengan kepala besar, berambut dan berjanggut, memiliki nafsu makan yang rakus, dan tubuh yang kuat. Istilah ini sering diterapkan dalam pengertian metaforis kepada orang-orang menjijikkan yang mengeksploitasi, brutal atau memakan korban mereka. Kisah Perancis menceritakan mereka sebagai habitat dari Kerajaan Logres [Inggris].

7. Elf

Elf adalah makhluk dari mitologi Jermanik. Para elf pada awalnya dianggap sebagai suatu ras dewa atau semi-dewa yang diberkahi dengan kekuatan magis, yang mereka gunakan baik untuk memberi manfaat maupun untuk mencelakakan umat manusia.

Dalam mitologi pra-Kristen, mereka tampaknya telah dibagi menjadi elf terang dan gelap, Deskripsi elf berasal dari mitologi Nordik yang menyatakan bahwa manusia bisa diangkat ke peringkat elf setelah kematian, persilangan dimungkinkan antara elf dan manusia dalam kepercayaan kuno Nordik Kata Nymph dari Yunani diterjemahkan sebagai "elf" atau variannya oleh para ahli budaya Anglo-Saxon.

6. Abatwa

Dalam mitologi Zulu, Abatwa adalah manusia kecil dikatakan mampu bersembunyi di bawah rumput dan dapat menaiki semut. Mereka diceritakan bergaya hidup nomaden dan berburu hanya untuk permainan. Legenda menyatakan bahwa jika seseorang bertemu Abatwa, biasanya abatwa akan mengajukan pertanyaan seperti, "Dari mana Anda pertama kali melihat saya?"

Orang tersebut harus menjawab dengan mengatakan melihat mereka dari gunung, atau dari daerah jauh. Karena mereka diceritakan sangat sensitif terhadap ukuran mereka, dan jika seseorang menjawab salah, Abatwa akan mencoba untuk membunuh mereka dengan panah racun. Menginjak Abatwa meskipun dengan tidak sengaja juga dikatakan akibatnya akan membawa ke kematian.Karena sifat pemalu mereka, mereka hanya mentolerir dilihat oleh balita, oleh penyihir, dan oleh wanita hamil . Jika seorang wanita hamil di usia tujuh bulan kehamilan melihat Abatwa laki-laki, dikatakan bahwa ia akan melahirkan anak laki-laki.

sumber : 
      

beberapa kosakata jepang .....


catatan bahasa jepang.............
*Pelajaran 2.....(kosakata)
 kata perintah-------- てください 

きて ください : tolong kemari
見て ください : lihat/ perhatikan
よんで ください  :baca
かいて ください : tulis
きいて ください : dengar/ simak
たって ください : berdiri
すわって ください : duduk
いって ください  : ucapkan
あけて ください : buka


あさつ。。。。。 ( salam)
おはよう ございます : selamat pagi
こんいちわ : selamat siang
こんばんわ : selamat malam
おやすみまさい :selamat istirahat/tidur
さようなら : sampai jumpa
また あした :sampai besok
でわ わた :sampai ketemu lagi
お元気 ですか : apa kabar
元気 です : baik-baik saja
おげんき さまで : berkat anda baik-baik saja
ありがとう ございます :terimakasih
どう いたしまして :terimakasih kembali
すみません :maaf
また らいす : sampai ketemu mingu depan


sumber: catatan






elvish

Bahasa Elf: Pengantar Elvish Untuk Pemula
Elvish adalah bahasa yang dipakai para Elf untuk berkomunikasi. Bahasa ini dikembangkan oleh seorang penulis buku bernama J. R. R. Tolkien menciptakan banyak bahasa dalam tulisan-tulisan yang diciptakannya. Diantaranya adalah bahasa Elf (Elvish) serta percabangannya. Tolkien sendiri adalah ahli bahasa kuna. Sebelum pensiun ia bekerja sebagai seorang profesor bahasa Anglo-Saxon di universitas terkemuka Inggris, Oxford.
Latar belakang Elvish sebagai bahasa para Elf adalah bahasa yang disebut “Qenya”. Bentuk primitif dari Elvish. Qenya kemudian berkembang menjadi Quenya (Elvish Halus), bahasa yang lebih modern, dinamis, stabil dan lebih tinggi letaknya (karena digunakan oleh para Elf yang mengenyam bangku pendidikan).
Selain Quenya, ada dua bahasa besar kaum Elf lainnya. Sindarin dan Elvish Abu-abu. Pola bunyi, kosakata dan tata kalimat Quenya dan Sindarin amat dipengaruhi oleh bahasa Finlandia (Suomi), sebuah negara di Skandinavia dan bahasa Welsh (y Gymraeg), sebuah bahasa yang digunakan dan mempengaruhi di beberapa negara sebagai berikut: Wales, England, Argentina (Chubut), Amerika Serikat, Canada, Australia dan New Zealand.
Selain dua bahasa besar ini, ada pula beberapa bahasa Elf lainnya. Membuat Elvish sedemikian beragam dan lebih kaya, antara lain:
  • Eragon: Bahasa yang lebih tua yang digunakan para Elf adalah Eragon. Bahasa ini sudah tidak jamak digunakan oleh para Elf lagi. Ia sering digunakan oleh para ahli penunggang kuda dan para ahli magis untuk merapal mantra. Eragon pada awalnya digunakan oleh makhluk yang disebut Penduduk Abu-abu (Gray Folk). Mereka sakti, namun sayang sekali susah mengontrol kesaktiannya karena buat mereka kesaktian dikontrol melalui pikiran. Sejak Eragon diajarkan oleh Oromis, seorang penunggang naga pada pada Penduduk Abu-Abu, mereka lalu menjadi mudah mengontrol kesaktiannya. Karena ilmu ini berbahaya apabila ada di tangan yang tidak baik, maka mereka mewariskan bahasa ini hanya pada keturunan atau orang kepercayaannya saja.
  • Elven: Bahasa yang digunakan oleh para Elf yang mendiami kota-kota yang dihuni pula oleh banyak makhluk dan juga naga. Bahasa ini terdiri dari macam-macam dialek.
  • Elvish Hexer: Bahasa yang digunakan oleh para Elf dalam buku The Witch ciptaan Andrzej Sapkowski. Bahasa ini memiliki akar kuat Bahasa Inggris dan Welsh. ‘Hexer’ atau ‘Hexe’ sendiri adalah bahasa Jerman yang berarti ‘penyihir’.
  • Eltharin: Bahasa yang digunakan para Elf dalam karya fantasi Warhammer. Di antara cabang Eltharin antara lain:
    1. Fan-Eltharin: Bahasa para Elf yang tinggal di hutan rimba
    2. Tar-Eltharin: Bahasa para Elf tingkat tinggi dan digunakan pula oleh Elf yang tinggal di lautan
    3. Druhir: Bahasa yang digunakan para Elf yang mendiami lembah hitam
  • Sperethiel: Bahasa yang digunakan oleh para Elf yang datang dari masa depan dalam dunia Shadowrun. Sementara Shadowrun sendiri adalah sebuah teknik hacking/cracking yang disamarkan melalui permainan. Permainan ini pula yang mengilhami terciptanya film The Matrix, salah satu trilogi film terbaik yang pernah di buat.
  • Ssamath: Bahasa ini hanya digunakan oleh Elf gelap yang memiliki keahlian nujum jahat di kota yang didiami manusia dan naga.
  • Elvish Strands: Bahasa ini dipakai Elf dalam sebuah kisah romantis buatan Gael Baudino. Karena ada dalam sebuah roman, maka bahasa para Elf ini lebih banyak yang berisikan kalimat-kalimat bujuk rayu dan kehidupan cinta-kasih para Elf
  • Darnassian dan Thalassian: Bahasa yang dipakai oleh Elf dalam kisah fantasi petualangan Warcraft, sebuah permainan online yang memiliki pemain paling banyak di dunia ini. Pada bulan Januari 2008, Word of Warcraft (WoW) memiliki peserta sebanyak 10 juta pemain.
  • Gnommish: Adalah bahasa yang kerap digunakan dalam serial Artemis Fowl. Sebuah kisah fiksi tentang seorang prodigy (anak jenius) yang berasal dari Irlandia dan memiliki kecerdasan luar biasa dalam hal kriminalitas. Bahasa yang digambarkan dalam kisah ini berasal dari bahasa mesir kuna, Hieroglyphs, yang sudah dimodifikasi. Silahkan melihat diagram ini (55 Kb) untuk mengetahui lebih lanjut.
  •  
  • untuk mengetahui nama elf kalian, bisa membuka link berikut
  • http://chriswetherell.com/elf/