Bahasa Elf: Pengantar Elvish Untuk Pemula
Elvish adalah bahasa yang dipakai para Elf untuk berkomunikasi. Bahasa ini dikembangkan oleh seorang penulis buku bernama J. R. R. Tolkien menciptakan banyak bahasa dalam tulisan-tulisan yang diciptakannya. Diantaranya adalah bahasa Elf (Elvish) serta percabangannya. Tolkien sendiri adalah ahli bahasa kuna. Sebelum pensiun ia bekerja sebagai seorang profesor bahasa Anglo-Saxon di universitas terkemuka Inggris, Oxford.
Latar belakang Elvish sebagai bahasa para Elf adalah bahasa yang disebut “Qenya”. Bentuk primitif dari Elvish. Qenya kemudian berkembang menjadi Quenya (Elvish Halus), bahasa yang lebih modern, dinamis, stabil dan lebih tinggi letaknya (karena digunakan oleh para Elf yang mengenyam bangku pendidikan).
Selain Quenya, ada dua bahasa besar kaum Elf lainnya. Sindarin dan Elvish Abu-abu. Pola bunyi, kosakata dan tata kalimat Quenya dan Sindarin amat dipengaruhi oleh bahasa Finlandia (Suomi), sebuah negara di Skandinavia dan bahasa Welsh (y Gymraeg), sebuah bahasa yang digunakan dan mempengaruhi di beberapa negara sebagai berikut: Wales, England, Argentina (Chubut), Amerika Serikat, Canada, Australia dan New Zealand.
Selain dua bahasa besar ini, ada pula beberapa bahasa Elf lainnya. Membuat Elvish sedemikian beragam dan lebih kaya, antara lain:
Elvish adalah bahasa yang dipakai para Elf untuk berkomunikasi. Bahasa ini dikembangkan oleh seorang penulis buku bernama J. R. R. Tolkien menciptakan banyak bahasa dalam tulisan-tulisan yang diciptakannya. Diantaranya adalah bahasa Elf (Elvish) serta percabangannya. Tolkien sendiri adalah ahli bahasa kuna. Sebelum pensiun ia bekerja sebagai seorang profesor bahasa Anglo-Saxon di universitas terkemuka Inggris, Oxford.
Latar belakang Elvish sebagai bahasa para Elf adalah bahasa yang disebut “Qenya”. Bentuk primitif dari Elvish. Qenya kemudian berkembang menjadi Quenya (Elvish Halus), bahasa yang lebih modern, dinamis, stabil dan lebih tinggi letaknya (karena digunakan oleh para Elf yang mengenyam bangku pendidikan).
Selain Quenya, ada dua bahasa besar kaum Elf lainnya. Sindarin dan Elvish Abu-abu. Pola bunyi, kosakata dan tata kalimat Quenya dan Sindarin amat dipengaruhi oleh bahasa Finlandia (Suomi), sebuah negara di Skandinavia dan bahasa Welsh (y Gymraeg), sebuah bahasa yang digunakan dan mempengaruhi di beberapa negara sebagai berikut: Wales, England, Argentina (Chubut), Amerika Serikat, Canada, Australia dan New Zealand.
Selain dua bahasa besar ini, ada pula beberapa bahasa Elf lainnya. Membuat Elvish sedemikian beragam dan lebih kaya, antara lain:
- Eragon: Bahasa yang lebih tua yang digunakan para Elf adalah Eragon. Bahasa ini sudah tidak jamak digunakan oleh para Elf lagi. Ia sering digunakan oleh para ahli penunggang kuda dan para ahli magis untuk merapal mantra. Eragon pada awalnya digunakan oleh makhluk yang disebut Penduduk Abu-abu (Gray Folk). Mereka sakti, namun sayang sekali susah mengontrol kesaktiannya karena buat mereka kesaktian dikontrol melalui pikiran. Sejak Eragon diajarkan oleh Oromis, seorang penunggang naga pada pada Penduduk Abu-Abu, mereka lalu menjadi mudah mengontrol kesaktiannya. Karena ilmu ini berbahaya apabila ada di tangan yang tidak baik, maka mereka mewariskan bahasa ini hanya pada keturunan atau orang kepercayaannya saja.
- Elven: Bahasa yang digunakan oleh para Elf yang mendiami kota-kota yang dihuni pula oleh banyak makhluk dan juga naga. Bahasa ini terdiri dari macam-macam dialek.
- Elvish Hexer: Bahasa yang digunakan oleh para Elf dalam buku The Witch ciptaan Andrzej Sapkowski. Bahasa ini memiliki akar kuat Bahasa Inggris dan Welsh. ‘Hexer’ atau ‘Hexe’ sendiri adalah bahasa Jerman yang berarti ‘penyihir’.
- Eltharin: Bahasa yang digunakan para Elf dalam karya fantasi Warhammer. Di antara cabang Eltharin antara lain:
- Fan-Eltharin: Bahasa para Elf yang tinggal di hutan rimba
- Tar-Eltharin: Bahasa para Elf tingkat tinggi dan digunakan pula oleh Elf yang tinggal di lautan
- Druhir: Bahasa yang digunakan para Elf yang mendiami lembah hitam
- Sperethiel: Bahasa yang digunakan oleh para Elf yang datang dari masa depan dalam dunia Shadowrun. Sementara Shadowrun sendiri adalah sebuah teknik hacking/cracking yang disamarkan melalui permainan. Permainan ini pula yang mengilhami terciptanya film The Matrix, salah satu trilogi film terbaik yang pernah di buat.
- Ssamath: Bahasa ini hanya digunakan oleh Elf gelap yang memiliki keahlian nujum jahat di kota yang didiami manusia dan naga.
- Elvish Strands: Bahasa ini dipakai Elf dalam sebuah kisah romantis buatan Gael Baudino. Karena ada dalam sebuah roman, maka bahasa para Elf ini lebih banyak yang berisikan kalimat-kalimat bujuk rayu dan kehidupan cinta-kasih para Elf
- Darnassian dan Thalassian: Bahasa yang dipakai oleh Elf dalam kisah fantasi petualangan Warcraft, sebuah permainan online yang memiliki pemain paling banyak di dunia ini. Pada bulan Januari 2008, Word of Warcraft (WoW) memiliki peserta sebanyak 10 juta pemain.
- Gnommish: Adalah bahasa yang kerap digunakan dalam serial Artemis Fowl. Sebuah kisah fiksi tentang seorang prodigy (anak jenius) yang berasal dari Irlandia dan memiliki kecerdasan luar biasa dalam hal kriminalitas. Bahasa yang digambarkan dalam kisah ini berasal dari bahasa mesir kuna, Hieroglyphs, yang sudah dimodifikasi. Silahkan melihat diagram ini (55 Kb) untuk mengetahui lebih lanjut.
- untuk mengetahui nama elf kalian, bisa membuka link berikut
- http://chriswetherell.com/elf/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar